Kenali platform Pengurangan Risiko !

Penguatan SPAB membutuhkan dukungan lembaga kebencanaan karena sekolah tidak bisa bekerja sendiri menghadapi risiko bencana. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berperan menjelaskan potensi bencana geologi seperti longsor dan gerakan tanah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi cuaca, gempa, dan peringatan dini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyusun kebijakan dan standar kesiapsiagaan nasional, sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi penghubung langsung di daerah dalam pendampingan, simulasi, dan respons darurat. Kolaborasi keempat lembaga ini membuat SPAB lebih akurat, terarah, dan efektif dalam melindungi warga sekolah.

Lembaga Kebencanaan Pendukung SPAB dan Tautan Resmi

🔗 https://vsi.esdm.go.id
PVMBG berperan melakukan kajian ilmiah terkait bahaya geologi, seperti tanah longsor, gerakan tanah, dan gunung api. Data dari PVMBG membantu sekolah memahami kondisi tanah dan lereng sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan secara tepat dan berbasis ilmu pengetahuan

PVMBG juga berperan penting dalam memfasilitasi Peta ZKGT (Zona Kerentanan Gerakan Tanah). Peta ZKGT adalah peta ilmiah yang menunjukkan tingkat kerawanan suatu wilayah terhadap gerakan tanah dan longsor, mulai dari kerentanan rendah hingga tinggi. Melalui pemetaan ini, sekolah dapat mengetahui area mana yang relatif aman, perlu diwaspadai, atau harus dibatasi aktivitasnya. Dalam konteks SPAB, Peta ZKGT digunakan sebagai dasar penentuan zona aman sekolah, jalur evakuasi, serta perencanaan mitigasi, sehingga keputusan yang diambil tidak berdasarkan perkiraan, tetapi berbasis data dan kajian ilmiah. Dengan memahami Peta ZKGT, siswa diajak untuk lebih sadar bahwa kondisi alam dapat dipelajari dan dikelola risikonya, bukan untuk ditakuti, tetapi untuk disikapi dengan bijak.

🔗 https://www.bmkg.go.id

https://stamet-juanda.bmkg.go.id/radar/https://stamet-juanda.bmkg.go.id/radar/
BMKG menyediakan informasi cuaca, iklim, dan gempa bumi yang digunakan sebagai dasar peringatan dini. Dalam SPAB, data BMKG membantu sekolah meningkatkan kesiapsiagaan terhadap hujan ekstrem dan gempa yang dapat memicu bencana lanjutan.

🔗 https://inarisk.bnpb.go.id
InaRISK adalah platform digital yang menampilkan peta risiko bencana di seluruh Indonesia. Sekolah dapat melihat tingkat kerawanan wilayahnya secara visual, sehingga memudahkan perencanaan jalur evakuasi dan langkah pengurangan risiko dalam SPAB.

🔗 https://www.bnpb.go.id
BNPB berperan sebagai koordinator penanggulangan bencana di tingkat nasional. BNPB menyusun kebijakan, pedoman SPAB, serta mendorong pendidikan kebencanaan agar sekolah menjadi lingkungan belajar yang aman dan tangguh.

BPBD Provinsi Jawa Timur

🔗 https://bpbd.jatimprov.go.id
BPBD Provinsi Jawa Timur bertugas mengoordinasikan penanggulangan bencana di tingkat provinsi. Lembaga ini melakukan kajian teknis, pendampingan, serta memberikan rekomendasi mitigasi bagi sekolah-sekolah di Jawa Timur.

BPBD Kabupaten Blitar

🔗 https://bpbd.blitarkab.go.id
BPBD Kabupaten Blitar berperan langsung di lapangan dan mendampingi sekolah dalam penerapan SPAB. Kegiatannya meliputi sosialisasi, simulasi evakuasi, serta penanganan darurat ketika bencana terjadi.