
SMKN 1 Doko Gandeng PVMBG dan BPBD Teliti Kerentanan Geologi Sekolah
Blitar — Penelitian dan kajian kerentanan geologi dilaksanakan di SMKN 1 Doko, Kabupaten Blitar, pada Selasa, 3 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung dengan BPBD Kabupaten Blitar, sebagai bagian dari upaya penguatan mitigasi bencana di lingkungan satuan pendidikan.Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi geologi bawah permukaan, potensi gerakan tanah, serta risiko kebencanaan yang dapat berdampak terhadap keselamatan warga sekolah. SMKN 1 Doko berada di wilayah perbukitan yang memiliki tingkat kerentanan tertentu, sehingga diperlukan kajian teknis yang komprehensif sebagai dasar penyusunan langkah mitigasi.
Dalam pelaksanaannya, tim PVMBG menggunakan metode geolistrik yang dipadukan dengan observasi lapangan dan pemetaan kerentanan. Metode geolistrik digunakan untuk mengetahui struktur bawah permukaan tanah, termasuk variasi lapisan batuan, tingkat kejenuhan air, serta indikasi bidang gelincir yang berpotensi memicu gerakan tanah. Data ini menjadi penting dalam menilai stabilitas lereng dan potensi bahaya lanjutan, terutama apabila terjadi hujan intensitas tinggi atau guncangan gempa bumi.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Blitar berperan dalam pendampingan kegiatan, koordinasi kebencanaan daerah, serta integrasi hasil kajian teknis ke dalam program mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di tingkat daerah.
Pihak SMKN 1 Doko menyampaikan bahwa kegiatan penelitian ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membangun SatuanPendidikan Aman Bencana (SPAB), serta sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko bencana alam bagi seluruh warga sekolah.
Hasil penelitian selanjutnya akan menjadi bahan rekomendasi teknis bagi sekolah dan pemerintah daerah dalam penataan lingkungan sekolah, penyusunan SOP keselamatan, serta perencanaan mitigasi bencana berbasis data ilmiah.















