
Halo teman-teman SMKN 1 Doko! Sekolah kita, khususnya Kampus 2 di Desa Resapombo, saat ini mendapatkan perhatian khusus demi keselamatan seluruh warga sekolah. Sekolah kita berada di daerah perbukitan dengan kemiringan lereng sekitar 30–45 derajat. Kondisi alam ini memang indah, tetapi juga perlu kita pahami bersama karena memiliki potensi tanah longsor, terutama saat hujan deras berlangsung lama.
Untuk menjaga keamanan kampus 2, SMKN 1 Doko bekerja sama dengan BPBD Provinsi Jawa Timur. Tim ahli dari BPBD turun langsung ke lapangan untuk melakukan penelitian dan pengkajian kondisi tanah di lingkungan sekolah. Tujuannya adalah mencari cara terbaik agar sekolah kita tetap aman dan nyaman untuk belajar.
Dalam penelitian tersebut, digunakan metode mikrotremor, yaitu teknik untuk mengukur getaran sangat halus yang terus-menerus terjadi di permukaan bumi. Dengan alat khusus bernama seismograf, para ahli dapat “mendengarkan” kondisi tanah di bawah sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa tanah di kampus kita tergolong tanah lunak dan cukup tebal, sehingga lebih mudah terpengaruh oleh air hujan dan berisiko mengalami pergerakan tanah jika tidak ditangani dengan baik.
Berdasarkan hasil kajian tersebut, BPBD memberikan beberapa rekomendasi penting, antara lain memperkuat lereng dengan membangun dinding penahan tanah di area yang miring dan dekat ruang kelas, memperbaiki sistem drainase agar air hujan mengalir lancar dan tidak meresap ke dalam tanah, serta membuat terasering di area praktik pertanian supaya tanah lebih stabil dan tidak mudah longsor.
🌿 Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Keamanan sekolah adalah tanggung jawab kita bersama! Kita bisa membantu dengan cara:+1
- Menanam Pohon: Ikut menanam dan merawat tumbuhan dengan akar kuat di area lereng untuk mengikat tanah.
- Peduli Lingkungan: Tidak membuang sampah di selokan agar aliran air selalu lancar.
- Tanggap Lapor: Segera lapor ke guru jika melihat ada retakan baru di tanah atau bangunan sekolah.
Dengan dukungan dari BPBD Kabupaten Blitar dan Jatim serta kepedulian kita semua, mari kita wujudkan SMKN 1 Doko sebagai sekolah yang tidak hanya berprestasi, tapi juga aman dan tangguh bencana!
#KenaliAncamannyaKurangiResikonya, aman, peduli, dan tangguh menghadapi bencana





Apa itu Indeks Kerentanan Tanah?
Bayangkan kamu memiliki beberapa jenis meja: ada yang terbuat dari besi kokoh, kayu tebal, dan ada yang terbuat dari plastik tipis. Jika kamu menggoyang semua meja itu dengan kekuatan yang sama, meja plastik pasti akan bergetar paling hebat dan paling mudah rusak.
Indeks Kerentanan Tanah adalah angka yang menunjukkan seberapa “lemah” atau seberapa besar getaran yang akan diterima suatu titik tanah jika terjadi gempa atau pergeseran.
- Indeks Rendah: Tanah stabil (seperti meja besi).
- Indeks Tinggi: Tanah lebih rawan/ringkih (seperti meja plastik).

Shear Strain adalah ukuran seberapa besar “perubahan bentuk” atau “kemiringan” yang terjadi pada lapisan tanah akibat tekanan. Dalam kasus sekolah kita, tekanan ini bisa berasal dari berat bangunan, kemiringan lereng, atau getaran gempa.






